Unknown Unknown Author
Title: Kota Bukittinggi Raih 73 Medali Emas & Tempati Urutan 3 Besar Porprov Ke XV Sumbar 2018
Author: Unknown
Rating 5 of 5 Des:
Bukittinggi.info         Wakil Gubernur Sumbar bersama perwakilan Kemenpora, seluruh Walikota, Wakil Walikota dan Bupati,  Wakil Bupati k...
Bukittinggi.info        
Wakil Gubernur Sumbar bersama perwakilan Kemenpora, seluruh Walikota, Wakil Walikota dan Bupati,  Wakil Bupati kabupaten kota se Sumbar, Ketua Koni Sumbar dan Ketua Koni se Sumbar, menutup secara resmi penyelenggaraan Event dua tahunan Porprov ke XV Sumbar 2018 di GOR Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (28/11) sore.

Selama 10 hari pelaksanaan Porprov ke XV Sumatera Barat 2018 yang diikuti 19 Kota/Kabupaten itu, Untuk lima besar, Kota Padang masih kokoh di puncak klasemen dan kembali menjadi juara umum, dengan 151  medali emas, 88 perak dan 115 perunggu dengan total medali 354 sementara posisi kedua diraih oleh tuan rumah Kabupaten Padang Pariaman dengan 109 emas, 93 perak dan 108 perunggu total 310 medali. Sedangkan Kota Bukittinggi berhasil meraih posisi ketiga dengan dengan total medali 245 yang terdiri dari 73 emas, 85 perak dan 87 perunggu.
Sementara, Kabupaten Solok, berada di posisi keempat  dengan 53 emas, 48 perak dan 73 perunggu dan Kabupaten Lima Puluh Kota pada posisi kelima dengan 50 emas, 47 perak 76 perunggu.

Wakil Walikota Bukittiggi H.Irwandi, SH selaku Ketua Umum Kontingen Kota Bukittinggi, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi bagi seluruh atlet, pelatih dan official yang telah memberikan hasil yang terbaik bagi Bukittinggi pada Porprov tahun ini. Perjuangan tanpa henti, akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa, dengan torehan medali 73 emas, 85 perak dan 87 perunggu. Ini kebanggaan kita, kebanggaan kota, dan kebanggaan masyarakat Bukittinggi.

Ini membuktikan komitmen Bukittinggi untuk tetap jadi yang terbaik dan mencapai target yang kita tetapkan sebelumnya. Ini sudah sangat luar biasa, dengan atlet lokal Bukittinggi mampu meraih total 245 medali  dan berada di peringkat tiga. Memang turun peringkat dari tahun lalu,  namun kalau kita lihat dari hasil capaian  tahun lalu 70 emas, sekarang meningkat menjadi 73 emas. Sebuah perjuangan yang tidak mudah,  untuk itu kita sangat apresiasi dan kita sangat bangga dengan hasil ini”ujar Ketua Kontingen Irwandi.

Irwandi mengatakan, kedepan pemerintah kota berkoordinasi dengan KONI akan terus mengupayakan bagaimana pengiriman kontingen, akan betul-betul  berpijak kepada prestasi bukan pada kuota lagi.
“Saat ini kita sudah mulai dengan pembinaan atlet lokal asli Bukittinggi. Kedepan tentu kita harapkan hasil yang lebih baik lagi. Pada masanya, bukan tidak mungkin kita Bukittinggi akan menjadi juara umum Porprov.

Wawako Irwandi juga berpesan kepada seluruh atlet, untuk tidak terlalu berpuas diri. Hasil ini tentu diharapkan dapat terus di evaluasi dan untuk bahan introspeksi bersama.
“Prestasi tidak lahir dengan instan, tapi prestasi lahir melalui proses. Ini yang akan kita upayakan bersama untuk kedepannya. Atas nama pimpinan kontingen, kami ucapkan terima kasih dan meminta maaf atas kekurangan dalam pelayanan. Kita akan coba tingkatkan di masa yang datang. Termasuk bonus atlet  yang akan segera dibayarkan,” Wawako Irwandi didampingi pimpinan kontingen lainnya.

Ketua Umum Porprov 2018 Sumatera Barat Ali Mukhni menjelaskan, Porprov 2018 Sumbar dilaksanakan selama 10 hari, mempertandingkan 35 cabang olah raga.
Porprov kali ini diikuti oleh 7536 atlet serta official. Kegiatan kali ini mencatat sejarah, karena perdana menggunakan perkembangan IT dengan sistem  SIDRAGON, untuk pendataan atlet dan hasil pertandingan. Dan Alhamdulillah selama pelaksanaannya, Porprov 2018 berjalan sukses dan lancar. Kami dari awal telah bertekad untuk mensukseskan Porprov ke XV ini,”jelas Ali Mukhni.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, mengapresiasi pelaksanaan porprov XV tahun 2018 Sumatera Barat. Olahraga menjadi salah satu alat untuk mempersatukan bangsa. Porprov menjadi ajang prestasi yang merupakan hasil pembinaan dan latihan selama dua tahun terakhir.
“Porprov XV tahun 2018, diakui sebagai mulitevent yang berbeda dari sebelumnya. Inilah multievent paling akbar yang pernah dilaksanakan, karena didukung dengan perkembangan IT yang disuguhkan dengan sistem SIDRAGON. Dengan sistem itu, tercatat seluruh atlet dan hasil pertandingan. Kedepan, tidak boleh lagi ada atlet luar Sumbar yang ikut Porprov ini,”tegas Nasrul Abit.

Untuk Porprov ke XVI Sumbar 2020, direncanakan akan dilaksanakan di Kabupaten Pasaman Barat.(fadhil).
 
Top